STRATEGI  PENGUATAN  KOMUNIKASI DAN  KERJASAMA  UNTUK PENINGKATAN  KUALITAS   KINERJA DALAM   PELAYANAN

 

 

Hari/ Tanggal                          : Selasa, 14 Juli 2015

Waktu                                      : 09.00 WIB-12.00 WIB

Tempat                                    : Pusdiklat Universitas Sebelas Maret

Jln. Ir. Sutami 36A Kentingan Surakarta 57126

Peserta                                    : Sekretariat DPRD

Nara sumber                           : Drs. Suharto M.Si. C.Ht

 

( Kata kunci : Kerjasama, komunikasi, Pelayanan     )

======================================================================

 

 

Secara berturut turut, dalam kesempatan ini, kita akan sharing tentang :

  1. KERJASAMA
  2. KOMUNIKASI
  3. PELAYANAN
  4. EMOSI   DIBALIK  KEGAGALAN/ KEBERHASILAN KOMUNIKASI DAN KERJASAMA

 

 

  1. A.     KERJASAMA

LIMA FAKTOR TERATAS  YANG MENYEBABKAN KERJASAMA TIDAK BERFUNGSI

( The FIVE dysfunctions  of a TEAM ; Patrick  Lencioni )

  1. 1.      Tidak adanya kepercayaan

Faktor yang paling dominan dalam runtuhnya kerjasama adalah tidak terbangunnya saling  percaya sesama anggota. Padahal kepercayaan menjadi fondasi bagi terjalinnya semua bentuk kerjasama  dalam semua sendi kehidupan.  Semua orang di dalam tim hanya percaya pada kemampuan diri sendiri  dan cenderung negative dalam menilai perilaku dan kemampuan orang lain. Akibatnya suasana kerjasama menjadi sangat tidak kondosif.  Setiap orang merasa was was dengan  penilaian  orang lain, gossip berkembang dan sangat mudah saling menyalahkan antar sesama tim atau anggota. Dengan suasana emosional dan sikap yang negative seperti ini sulit membangun sebuah kerjasama.

 

  1. 2.       Takut akan konflik

Konflik adalah hal yang tidak mungkin terhindarkan dalam sebuah kehidupan social kelompok manusia. Bahkan untuk mencapai tujuan yang sama sekalipun, manusia akan tetap mengalami konflik tentang bagaimana cara mencapai tujuan tersebut. Begitupun dalam sebuah kerjasama tim,  sehebat apapun sebuah tim, menciptakan pola pola komunikasi dan aturan aturan tim, perbedaan cara pandang, pengalaman dan keahlian,  akan melahirkan pendapat yang berbeda. Bahkan dalam berbagai kasus, perbedaan tersebut bisa saling bertolak belakang atau bertabrakan. Namun sering kali sebuah tim lebih memilih menghindari konflik dan perbedaan sesama anggota ketimbang mengelolanya. Akibatnya, dinamika dalam tim menjadi hilang, kreatifitas mati dan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi tim cenderung konservatif.

 

  1. 3.      Kurangnya komitmen

Salah satu cirri yang membedakan antara “ kumpulan orang orang” dengan sebuah tim kerjasama adalah ikatan komitmen. Seringkali sebuah kelompok kerja  menyebut dirinya sebagai tim, tetapi pada kenyataannya  mereka hanyalah “ kumpulan orang orang” yang sama sama bekerja. Sebab mereka tidak memiliki ikatan komitmen terhadap tujuan bersama.

 

  1. 4.      Menghindar dari tanggungjawab

Kurangnya komitmen pada tim membuat hilangnya rasa tanggung jawab atas kinerja tim pada setiap diri individu. Hasil hasil keputusan yang biasnya diambil  secara mufakat dianggap sebagai tanggungjawab pimpinan saja atau mereka yang setuju dengan pendapat  tersebut saja. Paling parah adalah hilangnya antusiasme pada diri mereka dan lebih memilih pasif menghadapi persoalan persoalan tim di  saat mereka justru  dibutuhkan untuk proaktif.

 

  1. 5.      Kurang perhatian terhadap hasil

Salah satu sandungan yang seringkali membuat tim kerjasama tidak mampu mencapai hasil maksimal adalah kurangnya perhatian terhadap hasil. Tim kerja dengan sangat baik, dilandasi oleh saling percaya yang tinggi, komitmen dan tanggungjawab yang kuat tetapi gagal mencapai target, itu karena hasil yang ingin dicapai tidak sama persis di kepala setiap anggota.  Oleh karena itu tim wajib mengembangkan sebuah system pengukuran capaian hasil dan indicator capaian  yang selalu mengingatkan setiap anggota tim, sejauh mana tim kerjasama mencapai tujuan tujuannya.

 

LIMA CIRI TIM KERJASAMA YANG EFEKTIF

  1. 1.      Tujuan sama

Tujuan sama adalah alas an mengapa sekelompok orang berkumpul menjadi sebuah tim kerjasama. Tanpa kesamaan tujuan, tim kerjasama menjadi tidak relevan dibentuk. Adanya  kesamaan tujuanlah yang melahirkan komitmen setiap anggota,  sebab tujuan bersama merupakan perwujudan dari kepentingan bersama dari masing masing individu di dalam tim kerjasama tersebut. Tanpa itu individu akan bekerja dengan kepentingan masing masing.

 

  1. 2.      Peran yang jelas

Sebuah tim seharusnya diisi oleh individu individu dengan kemampuan dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tim kerjasama. Oleh karena itu

idealnya sebuah tim efektif terdiri dari sekumpulan orang orang yang ahli di bidangnya masing masing, dan bekerjasama dengan keahlian tersebut untuk mencapai tujuan kerja tim.

Kalau kemampuan dan keahlian tim berbeda terlalu jauh, maka dibutuhkan pembagian peran dan tanggungjawab anggota tim.  Setiap anggota tim harus berupaya maksimal untuk mengembangkan kemampuan dan keahliannya dalam peran yang diberikan tersebut.

 

  1. 3.      Komunikasi yang efektif

Komunikasi adalah sarana yang digunakan untuk saling memahami dan mengerti. Makin baik komunikasi maka makin baik pula pemahaman terhadap pesan yang terkirim dan diterima oleh masing masing komunikan. Seringkali factor komunikasi menjadi penghambat optimalisasi kerjasama. Komunikasi yang buruk seringkali  menjadi penyebab gagalnya kerjasama mencapai targetnya. Misalnya pesan pimpinan dipahami berbeda beda oleh anggota, akibatnya terjadi perbedaan respon, dan berakibat pula berbeda beda hasil.

 

  1. 4.      Pimpinan yang visioner

Kerjasama yang efektif membutuhkan pemimpin yang dapat menyatukan perbedaan setiap individu dalam tim menjadi sesuatu yang dapat menggerakkan tim untuk mencapai tujuan bersama.  Lemahnya pemimpin dalam tim kerjasama sering menimbulkan konflik antar anggota tim. Dan konflik ini bisa menjadi bencana hancurnya bagi kinerja tim. Sehingga tim yang efektif membutuhkan pemimpin yang visioner, mampu menjadi navigator untuk menunjukkan arah yang tepat bagi anggota.

 

Pemimpin harus mampu mengelola conflict of interest di dalam tim. Sehingga pemimpin harus mampu membangun kepercayaan anggota tim terhadap dirinya. Untuk itulah pemimpin tim kerjasama harus memiliki integritas yang tinggi agar terus mendapatkan kepercayaan dari anggotanya.

 

  1. 5.      Pikiran dan sikap positif

Pikiran dan sikap positif adalah kunci kesuksesan hubungan antar manusia.  Begitupun dalam sebuah tim, mengembangkan pikiran dan sikap positif pada diri setiap anggota tim akan menciptakan sebuah performance tim yang tangguh. Setiap orang dalam tim mengembangkan sikap saling menghormati dan menghargai. Mereka tidak gampang menyerah, putus asa, apalagi saling menyalahkan. Setiap orang harus merasa antusias dan optimis.

 

Pikiran dan sikap positif ini akan tergambar dalam individu setiap anggota, bahwa dirinya :

1.    Menyadari ada saling ketergantungan antara mereka

2.    Merasa ikut memiliki team atau kelompok mereka

3.    Memiliki kontribusi terhadap organisasi;

4.    Merasa saling percaya dan  terbuka;

5.    Selalu berkomunikasi dengan  tulus;

6.    Terdorong untuk  menambah keterampilan;

7.    Menyadari  jika konflik adalah hal yang wajar;

8.    Ikut berpartisipasi aktif dalam setiap pengambilan keputusan

 

 

  1. B.      KOMUNIKASI YANG PALING EFEKTIF

Menurut berbagai survei, sekitar 85% persen dari kesuksesan dalam hidup berkaitan secara langsung dengan kemampuan berkomunikasi dan keterampilan membina hubungan.

Hal itu menandakan bahwa tidak peduli seberapa ambisius seseorang atau berapa banyak mereka mengatasi ketakutan mereka atau seberapa tinggi tingkat pendidikan, mereka masih memiliki kemungkinan yang rendah untuk melangkah lebih jauh dalam hidup mereka tanpa kemampuan komunikasi yang efektif yang diperlukan dalam berhubungan dengan orang-orang.

Dan ketika kita mengatakan berhubungan dengan orang-orang, hal ini tentu saja bukan orang-orang yang secara natural memiliki kemiripan karakter dengan anda, karena berhubungan dengan orang-orang tersebut tidak membutuhkan banyak usaha atau kemampuan dalam berkomunikasi.

Kita mengacu pada orang-orang yang ada di kantor atau tempat kerja  namun anda seringkali menemukan kesulitan untuk membina hubungan dengan mereka karena anda tidak yakin apa yang akan anda katakan atau lakukan.

Dibutuhkan keterampilan untuk memperluas hubungan dari lingkaran kecil orang-orang dimana anda berada saat ini menuju lingkaran besar orang-orang yang akan anda temui. Keterampilan semacam ini yang menjamin akan melontarkan keberhasilan Anda dalam kehidupan.

14.  Kemampuan Komunikasi Yang Efektif

  1. 1.      Berikan kesan bahwa anda antusias berbicara dengan kawan bicara

Beri mereka kesan bahwa anda lebih suka berbicara dengan mereka daripada orang lain di muka bumi ini. Ketika anda memberi mereka kesan bahwa anda sangat antusias berbicara dengan mereka dan bahwa anda peduli kepada mereka, anda membuat perasaan mereka lebih positif dan percaya diri. Mereka akan lebih terbuka kepada anda dan sangat mungkin memiliki percakapan yang mendalam dengan anda.

  1. 2.      Ketahui dan ajukan pertanyaan tentang minat kawan bicara

Ajukan pertanyaan terbuka yang akan membuat mereka berbicara tentang minat dan kehidupan mereka. Galilah sedetail mungkin sehingga akan membantu mereka memperoleh perspektif baru tentang diri mereka sendiri dan tujuan hidup mereka.

  1. 3.      Beradaptasi dengan bahasa tubuh dan perasaan kawan bicara

Rasakan bagaimana perasaan mereka pada saat ini dengan mengamati bahasa tubuh dan nada suara. Dari sudut pandang ini, anda dapat menyesuaikan kata-kata, bahasa tubuh, dan nada suara anda sehingga mereka akan merespon lebih positif.

  1. 4.      Tunjukkan rasa persetujuan: Katakan kepada mereka apa yang anda kagumi tentang mereka dan mengapa

Salah satu cara terbaik untuk segera berhubungan dengan orang adalah dengan menjadi jujur dan memberitahu mereka mengapa anda menyukai atau mengagumi mereka. Jika menyatakan secara langsung dirasakan kurang tepat, cobalah dengan pernyataan tidak langsung. Kedua pendekatan tersebut bisa sama-sama efektif.

  1. 5.      Dengarkan dengan penuh perhatian semua yang mereka katakana

Jangan terlalu berfokus pada apa yang akan Anda katakan selanjutnya selagi mereka berbicara. Sebaliknya, dengarkan setiap kata yang mereka katakan dan responlah serelevan mungkin. Hal ini menunjukkan bahwa anda benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan dan anda sepenuhnya terlibat di dalam suasana bersama dengan mereka. Juga pastikan untuk bertanya setiap kali ada sesuatu yang tidak mengerti pada hal-hal yang mereka katakan. Anda tentu saja ingin menghindari semua penyimpangan yang mungkin terjadi dalam komunikasi jika anda ingin mengembangkan hubungan yang sepenuhnya dengan orang tersebut.

  1. 6.      Beri mereka kontak mata yang lama

kontak mata yang kuat mengkomunikasikan kepada orang lain bahwa anda tidak hanya terpikat oleh mereka dan apa yang mereka katakan tetapi juga menunjukkan bahwa anda dapat dipercaya. Ketika dilakukan dengan tidak berlebihan, mereka juga akan menganggap anda yakin pada diri anda sendiri karena kesediaan anda untuk bertemu mereka secara langsung. Akibatnya, orang secara alami akan lebih memperhatikan anda dan apa yang anda katakan.

  1. 7.      Ungkapkan diri anda sebanyak mungkin

Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan kepercayaan seseorang adalah dengan mengungkapkan diri seterbuka mungkin. Bercerita tentang kejadian yang menarik dari hidup anda atau hanya menggambarkan contoh lucu dari kehidupan normal sehari-hari. Ketika anda bercerita tentang diri anda, pastikan untuk tidak menyebutkan hal-hal yang menyimpang terlalu jauh dari minat mereka atau bahkan berlebihan. Anda dapat membiarkan mereka mengetahui lebih jauh tentang diri anda seiring berjalannya waktu.

 

 

 

 

 

  1. 8.      Berikan kesan bahwa anda berdua berada di tim yang sama

Gunakan kata-kata seperti “kami, kita ” untuk segera membangun sebuah ikatan. Bila anda menggunakan kata-kata tersebut, anda membuatnya tampak seperti anda dan mereka berada di tim yang sama, sementara orang lain berada di tim yang berbeda.

  1. 9.      Berikan mereka senyuman terbaik anda

Ketika anda tersenyum pada orang, anda menyampaikan pesan bahwa anda menyukai mereka dan kehadiran mereka membawa anda kebahagiaan. Tersenyum pada mereka akan menyebabkan mereka sadar ingin tersenyum kembali pada anda yang secara langsung akan membangun hubungan antara anda berdua.

  1. Menawarkan saran yang bermanfaat

Kenalkan tempat makan yang pernah anda kunjungi, film yang anda tonton, orang-orang baik yang mereka ingin temui, buku yang anda baca, peluang karir atau apa pun yang terpikirkan oleh anda. Jelaskan apa yang menarik dari orang-orang, tempat atau hal-hal tersebut. Jika anda memberi ide yang cukup menarik perhatian mereka, mereka akan mencari anda ketika mereka memerlukan seseorang untuk membantu membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.

  1. 11.  Beri mereka motivasi

Jika orang yang anda hadapi lebih muda atau dalam posisi yang lebih sulit dari anda, mereka mungkin ingin mendengar beberapa kata motivasi dari anda karena anda lebih berpengalaman atau anda tampaknya menjalani kehidupan dengan baik . Jika anda ingin memiliki hubungan yang sehat dengan orang tersebut, anda tentu saja tidak ingin tampak seperti anda memiliki semuanya sementara mereka tidak. Yakinkan mereka bahwa mereka dapat melampaui masalah dan keterbatasan mereka, sehingga mereka akan berharap menjadikan anda sebagai teman yang enak untuk diajak bicara.

 

  1. Tampil dengan tingkat energi yang sedikit lebih tinggi dibanding orang lain

Umumnya, orang ingin berada di sekitar orang-orang yang akan mengangkat mereka, bukannya membawa mereka ke bawah. Jika anda secara konsisten memiliki tingkat energi yang lebih rendah daripada orang lain, mereka secara alami akan menjauh dari Anda menuju seseorang yang lebih energik. Untuk mencegah hal ini terjadi, secara konsisten tunjukkan dengan suara dan bahasa tubuh anda bahwa anda memiliki tingkat energi yang sedikit lebih tinggi sehingga mereka akan merasa lebih bersemangat dan positif berada di sekitar Anda. Namun jangan juga anda terlalu berlebihan berenergik sehingga menyebabkan orang-orang tampak seperti tidak berdaya. Energi dan gairah yang tepat akan membangun antusiasme mereka.

  1. 13.  Sebut nama mereka dengan cara yang menyenangkan telinga mereka

nama seseorang adalah salah satu kata yang memiliki emosional yang sangat kuat bagi mereka. Tapi hal itu belum tentu seberapa sering anda katakan nama seseorang, namun lebih pada bagaimana anda mengatakannya. Hal ini dapat terbantu dengan cara anda berlatih mengatakan nama seseorang untuk satu atau dua menit sampai anda merasakan adanya emosional yang kuat. Ketika anda menyebutkan nama mereka lebih menyentuh dibanding orang lain yang mereka kenal, mereka akan menemukan bahwa anda lah yang paling berkesan.

  1. 14.  Tawarkan untuk menjalani hubungan selangkah lebih maju

Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk memajukan persahabatan anda dengan seseorang: tawaran untuk makan dengan mereka, berbicara sambil minum kopi, melihat pertandingan olahraga, dll. Meskipun jika orang tersebut tidak menerima tawaran anda, mereka akan tetap tersanjung bahwa anda ingin mereka menjalani persahabatan ke tingkat yang lebih dalam. Di satu sisi, mereka akan memandang anda karena anda memiliki keberanian untuk membangun persahabatan bukan mengharapkan persahabatan yang instan.

 

 

  1. C.      PELAYANAN

Pada dasarnya seorang pegawai pemerintah adalah pelayan. Mereka bekerja melayani tugas tugas pemerintah. Dengan bekerja memberikan pelayanan mereka mendapatkan gaji atau upah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pada dasarnya mereka adalah penjual servis atau jasa. Dan pemerintah yang membeli jasa atau layanan mereka.  Jadi pemerintah adalah pelanggan, pengguna jasa mereka.

 

Pemerintah kalau di kantor bisa terwakili oleh atasan, bawahan, teman atau rekanan dan bahkan pihak pihak dari luar. Sebagai seorang penjual jasa, sudah selayaknya memberilkan layanan yang prima pada pelanggan, memberikan service excellence pada pelanggannya.

 

Tujuan layanan prima adalah :

-          Untuk memberikan layanan yang bermutu tinggi

-          Untuk menimbulkan kepercayaan pelanggan terhadap jasa yang ditawarkan

-          Untuk mempengaruhi pelanggan agar segera menggunakan jasa yang ditawarkannya

-          Untuk memberikan kepuasan pada pelanggan

-          Untuk menjaga agar pelangan merasa diperhatikan

-          Untuk mempertahankan pelanggan

Fungsi dari layanan prima:

-          Dapat melayani pelanggan dengan ramah, tepat dan cepat

-          Menciptakan suasana agar agar pelanggan merasa diperhatikan/ dipentingkan

-          Menciptakan pelanggan sebagai mitra/ kawan/ Bro

-          Memenangkan persaingan pasar ( hati pelanggan )

-          Memuaskan pelanggan

 

 

Kepuasan pelanggan

Kepuasan pelanggan adalah suatu keadaan dimana keinginan, harapan dan kebutuhan pelanggan dipenuhi. Suatu pelayanan dinilai memuaskan bila pelayanan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan.

Ada beberapa faktor yang dapat dipertimbangkan oleh pelanggan dalam menilai suatu pelayanan, yaitu:

-          ketepatan waktu,

-          dapat dipercaya,

-          kemampuan teknis,

-          diharapkan,

-          berkualitas dan harga yang sepadan.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, pelanggan sendiri yang menilai tingkat kepuasan yang mereka terima dari  jasa spesifik yang diberikan, serta tingkat kepercayaan mereka terhadap kemampuan pemberi pelayanan

Hirarki pelayanan:

 

WOW !

Puas

 

Bagus

 

 

 

 

  1. D.     EMOSI   DIBALIK  KEGAGALAN/ KEBERHASILAN KOMUNIKASI DAN KERJASAMA

Permasalahan komunikasi maupun permasalahan kerjasama yang kita bahas, bisa jadi tidak terletak pada wilayah  komunikasi dan kerjasama, tetapi terletak di wilayah lain yaitu permasalahan psychology_ emosi.

 

Dapat kita sampaikan bahwa setiap keputusan yang kita buat dipengaruhi oleh emosi. Tidak ada keputusan yang benar benar hanya didasarkan pada pemikiran logis. Semua keputusan ditentukan oleh hasil “ pertarungan” berbagai emosi di dalam pikiran bawah sadar kita. Emosi adalah provokator yang paling hebat.

 

Emosi atau perasaan mempunyai pengaruh yang kuat dalam suatu hubungan kerja  atau komunikasi. Sering saat emosi muncul atau terprovokasi, langsung menguasai diri seseorang. Akibatnya, orang dimaksud tidak bisa berfikir secara logis.  Emosi ini bisa berpengaruh lebih kuat dari pikiran logis, bahkan berdasarkan penelitian ilmiah  emosi, yang terletak dipikiran bawah sadar mempunyai kekuatan Sembilan kali lebih kuat dari pikiran sadar.

Selanjutnya kita akan membagi emosi menjadi dua bagian yaitu emosi negatif dan emosi positif.  Emosi dikatakan negatif karena berdampak destruktif pada diri kita dan dikatakan  emosi  positif karena berdampak konstruktif pada diri kita. Dan dua emosi ini telah berada di dalam diri individu, tersimpan di dalam memori otak, sesuai dengan pangalaman hidup masing masing.

 

Kita mengenal banyak kosa kata mengenai perasaan atau emosi ini. Misalnya Marah,rasa bersalah, takut, frustasi, kecewa, sedih, kesepian, rasa tidak mampu, rasa bosan, stress, gelisah, depresi, jengkel, anyel, kawatir, dendam, benci, sebel, senang, gembira, bahagia, nyaman dll.

 

Emosi emosi inilah yang mempengaruhi persepsi seseorang, sesuai dengan level energy masing masing emosi itu.  Emosi muncul sebagai akibat dari makna atau persepsi yang kita hubungkan dengan suatu pengalaman. Persepsi adalah cara mamandang dan memberikan arti pada suatu kejadian.

 

 

 

 

 

Mengenali Emosi atau perasaan

Semua perasaan adalah “ baik” karena bertujuan untuk  memberi informasi, arah, dan motivasi yang dapat membantu kita mencapai tujuan. Perasaan  yang  “tidak baik” adalah perasaan yang belum dimengerti  makna atau pesan yang belum disampaikan. Kita berikan contoh beberapa emosi yang sering kita jumpai:

  1. a.      Marah

Persepsi yang mengakibatkan munculnya emosi atau perasaan marah berasal dari dua jalur yang berbeda. Jalur pertama adalah apa yang kita yakini sebagai hal yang “ benar “ dan “ salah” dan bagaimana segala sesuatu “ seharusnya” menurut pikiran kita.  Jika kita memandang segala sesuatu berjalan seperti yang “ seharusnya” kita tidak marah.  Kalau sesuatu berjalan tidak seperti ekspektasi, maka kita bisa marah.

 

Jalur lain adalah kondisi mood atau mental state kita saat suatu hal terjadi.  Apabila kondisi mental kita kurang baik, misal lelah, kuang tidur, emosi kita akan mudah terprovokasi dan mudah marah. Pesan yang ingin disampaikan dengan perasaan marah adalah  telah terjadi  perasaan “ tidak adil” pada kita.

 

Yang perlu kita lakukan  adalah  cek persepsi kita. Apakah benar orang lain telah berlaku tidak adil pada kita? Maka kita perlu meluruskan, kita mengkomunikasikan pada orang tersebut, mungkin yang bersangkutan tidak sengaja, tidak bermaksud, atau sama sekali tidak sadar telah bertindak tidak adil pada kita.

Yang termasuk dalam kategori emosi marah adalah mudah tersinggung, jengkel, benci, dendam dan sakit hati.

 

  1. b.      Takut

Yang ingin disampaikan oleh emosi ini adalah “ada sesuatu yang akan terjadi di masa depan. Dan anda merasa kurang atau belum siap untuk menghadapi kejadian itu.” Jadi perasaan takut sebenarnya merupakan antisipasi terhadap sesuatu kejadian di masa depan. Yang termasuk dalam kategori perasaan takut adalah kawatir, gelisah dan cemas.

 

 

  1. c.       Kecewa

Pesan yang terkandung dalam perasaan kecewa adalah kita tahu bahwa apa yang kita inginkan tidak bisa terwujud.  Ini terjadi setelah kita mencoba dengan berbagai upaya untuk mencapai tujuan kita, tetapi tetap tidak terwujud.

 

Setelah mengerti emosi ini, maka kita perlu menetapkan target baru yang lebih realistis. Dan kita tidak perlu berlama lama merasa kecewa.

  1. d.      Stress

Stress adalah kosa kata yang sangat  popular dan paling sering digunakan untuk menggambarkan kondisi emosi atau perasaan yang “ tidak baik.” Perhatikan teman anda saat merasakan emosi “ negative” atau “ tidak enak” mereka berkata, “ saya lagi stress.” Apakah benar mereka sedang mengalami emosi yang dinamakan “ stress?”

Stress adalah emosi yang berarti kita merasa overlood atau kelebihan beban, dari kapasitas yang seharusnya. Misal kita harus mengerjakan sangat banyak hal sedangkan waktu yang tersedia tidak cukup. Stress juga berarti  kita merasa takut sesuatu yang buruk akan terjadi bila kita tidak mengerjakan semua tugas dengan sebaik baiknya.

Nah apabila seseorang benar benar merasa stress, langkah selanjutnya adalah menetapkan prioritas pekerjaan. Atau mendelegasikan pekerjaan kepada orang lain.

 

Cara memanfaatkan emosi

Satu hal yang perlu kita ketahui bahwa emosi dan logika tidak bisa bekerja pada waktu bersamaan. Bila emosi lagi intens, maka kemampuan berfikir menurun drastis. Sebaliknya, saat kita berfikir dengan menggunakan logika, benar benar berfikir rasional, maka emosi tidak dapat mempengaruhi diri kita.

Yang perlu dilakukan untuk memanfaatkan emosi untuk kebaikan kita adalah:

 

 

  1. 1.      Identifikasi mental state

Kondisi mental state sangat mempengaruhi proses evaluasi terhadap setiap kejadian atau stimulus yang masuk ke dalam pikiran sadar. Bila mood kurang baik, cenderung bersikap atau berpikiran negatif.

Saat kita sadar saat mood kurang baik dan muncul emosi “ negative”, yang perlu dilakukan adalah mencari tempat yang tenang untuk menganalisis emosi ini. Emosi ini akan mereda dan hilang dengan sendirinya. Atau dengan merubah topik dalam pikiran, misalnya mendengarkan lagu yang mengingatkan kenangan indah. Dengan demikian kita akan terhindar dari tindakan bodoh.

 

  1. 2.      Identifikasi emosi atau perasaan

Kita perlu hati hati meraskan dan mengenali dan memberi nama  emosi yang dirasakan dengan tepat. Agar kita tidak keliru dalam memenuhi tuntutan atau kebutuhan yang diminta emosi itu.

 

  1. 3.      Identifikasi sebab

Pada tahap ini kita mencari tahu apa yang menyebabkan timbulnya emosi yang sedang dirasakan. Misalnya emosi marah timbul karena kita merasa diperlakukan tidak adil.

 

  1. 4.      Identifikasi kebutuhan

Pertama kita cek, apakah persepsi yang kita rasakan benar benar obyektif? Bila tidak kita perlu mengubah persepsi terhadap kejadian tersebut. Apabila emosi yang timbul merupakan sebab dari persepsi dalam menyikapi kejadian, maka kita perlu memenuhi kebutuhan emosi itu. Misal, anda merasa diperlakukan tidak adil, maka perlu meluruskan hal ini.

Apabila seseorang tidak mau menerima masukan anda, maka lakukan langkah selanjutnya.

 

  1. 5.      Memaafkan

Dalam setiap situasi dimana kita tidak bisa berbuat banyak untuk mengubah seseorang atau situasi , langkah yang paling bijak adalah memaafkan. Kita bisa memaafkan orang, lingkungan maupun diri sendiri.

 

Membersihkan diri dari semua emosi negative adalah kunci sukses

Kita memaafkan pada semua orang, baik yang masih hidup maupun sudah mati, apabila mereka pernah berbuat tidak baik pada diri kita. Dan sekaligus kita meminta maaf kepada siapapun yang padanya kita pernah berbuat tidak baik. Terakhir kita memafkan diri sendiri, apabila kita pernah berbuat salah pada diri kita sendiri.

 

==============================000===========================

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>