ANALISIS TENTANG PERANAN STRATEGI PROMOSI TERHADAP TINGKAT KEMAJUAN IMAGE BRANDINGDI FAVEHOTEL SOLO BARU

 

TugasAkhir

Diajukan

UntukMemenuhiSebagianPersyaratanMemperolehGelarAhliMadya

 

 

Diajukanoleh :

Asti Krisnawati

201310038

 

PROGRAM DIPLOMA III PERHOTELAN

SEKOLAH TINGGI PARIWISATA SAHID SURAKARTA

2016

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1         Latar Belakang Masalah

Indonesia adalah Negara yang berkembang, oleh sebab itu pemerintah selalu mencoba menjalankan bidang usaha yang ada dari industri tersebut. Para pemimpin berusaha dan membantu mereka yang akan mendapatkan pekerjaan dan lapangan usaha. Dunia perhotelan dan pariwisata adalah salah satu industri yang mulai banyak digemari orang, salah satunya adalah industri perhotelan. Hotel adalah salah satu tempat yang bergerak dalam bisnis komersil, yang menyajikan tempat untuk menginap. Dalam perkembangan pariwisata saat ini, banyak tantangan yang harus dihadapi di dalam dunia kepariwisataan. Dengan adanya perkembangan teknologi yang sangat pesat banyak persaingan yang cukup banyak. Unsur paling penting dalam dunia pariwisata adalah akomodasi dan perhotelan. Pariwisata di Indonesia juga sekarang memiliki pesaing yang sangat pesat dalam mempromosikan suatu akomodasi dan penginapan/hotel.

 

1

Hal pertama yang dilihat oleh konsumen adalah dari citra suatu hotel yang akan di tempati. Karena dari citra hotel yang dilihat konsumen akan memberikan komentar bagi hotel tersebut. Ketika citra hotel itu baik, maka konsumen juga akan menjadi pelanggan tetap di hotel tersebut. Namun sebailknya, jika citra hotel itu buruk maka konsumen tidak mempercayai atau tidak akan kembali menginap/menggunakan jasa di hotel terebut. Bahkan mereka juga akan mempengaruhi konsumen yang lain untuk tidak menginap/menggunakan jasa di hotel tersebut dengan menceritakan kekurangan-kekurangan dari hotel.

Hotel akan lebih banyak konsumen dengan cara mempromosikan hotel dengan sebaik mungkin. Tugas untuk senantiasa memperbanyak konsumen dari perusahaan ini dibebankan kepada Sales Marketing. Seorang Sales Marketing bertanggung jawab untuk mempromosikan hotel agar konsumen datang dan mempercayai untuk menginap/menggunakan jasa hotel tersebut. Sales Marketing memiliki tugas adalah menyampaikan penawaran kepada target market sehingga terjadi peningkatan penjualan yang berkeseimbangan  secara cepat dan besar.Analisis strategi pemasaran mengambil jalan tengah sebagai suatu hal yang dilakukan oleh perusahaan baik perusahaan hotel untuk menanamkan image pada produk-produk mereka yang akan mereka jual. Tentu saja analisis setiap hotel berbeda-beda dari satu hotel dengan hotel yang lain, karena apa yang ingin perusahaan capai dengan apa yang terjadi di lapangan sangatlah berbeda. Dari uraian di atas kami meneliti tentang  “ ANALISIS TENTANG PERANAN STRATEGI PROMOSI TERHADAP TINGKAT KEMAJUAN IMAGE BRANDINGDI FAVEHOTEL SOLO BARU . ”

1.2.Perumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah :

1.2.1.      Apakah faktor media yang digunakan berpengaruh terhadap kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru?

1.2.2.      Apakah faktor materi pesan yang menarik berpengaruh terhadap kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru?

1.2.3.      Apakah faktor menyelenggarakan acara gathering berpengaruh terhadap kemajuan image branding diFave Hotel Solo Baru?

1.2.4.      Apakah faktor mengadakan sales call berpengaruh terhadap kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru?

1.3.  Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :

1.3.1.      Ingin mengetahui pengaruh faktor media terhadap kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru.

1.3.2.      Ingin mengetahui pengaruh faktor materi pesan oleh media promosi terhadap kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru.

1.3.3.      Ingin mengetahui pengaruh faktor acara gathering terhadap kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru.

1.3.4.      Ingin mengetahui pengaruh faktor sales call terhadap kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru.

1.4.      Manfaat Penelitian

Adapun manfaat dari penelitian ini adalah :

1.4.1.      Bagi Mahasiswa

a)      Sebagai persyaratan untuk memenuhi penyusunan tugas akhir guna mendapatkangelar Ahli Madya dari program studi Perhotelan.

b)      Berguna untuk membandingkan teori yang didapatkan dikampus dengan kejadian yang dialami dihotel selama melakukan penelitian.

c)      Menambah wawasan dan pengalaman tentang dunia kerja yang akan kita hadapi dimasa yang akan datang.

1.4.2.      Bagi Perguruan Tinggi

a)      Sebagai acuan untuk melihat sejauh mana penulis dapat menerapkan teori yang sudah didapat dalam bangku kuliah.

b)      Dapat bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan pada umumnya dan ilmu perhotelan pada khususnya.

c)      Sebagai sarana bantu orang lain maupun pembaca mengenai peranan Strategi Promosi Sales Marketing.

1.4.3.      Bagi Hotel

a)      Penelitian ini dapat menjadi audit internal kualitas pelayanan.

b)      Sebagai sarana peningkatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), terutama calon tenaga kerja sehingga memudahkan untuk mencari pekerjaan.

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

LANDASAN TEORI

 

2.1. Tinjauan Pustaka

2.1.1. PengertianHotel

Berdasarkan Keputusan Menteri Parpostel no Km 94/HK103/MPPT 1987, Pengertian Hotel adalah salah satu jenis akomodasi yang mempengaruhi sebagian atau keseluruhan bagian untuk jasa pelayanan penginapan, penyedia makanan dan minuman serta jasa lainnya bagi masyarakat umum yang dikelola secara komersial.

Menurut Endar Sri, 1996:8, Pengertian Hotel adalah suatu bangunan yang dikelola secara komersil guna memberikan fasilitas penginapan kepada masyarakat umum dengan fasilitas antara lain jasa penginapan, pelayanan barang bawaan, pelayanan makanan dan minuman, penggunaan fasilitas perabot dan hiasan-hiasan yang ada didalamnya serta jasa pencucian pakaian.

Hotel adalah sarana tempat tinggal umum untuk wisatawan dengan memberikan pelayanan jasa kamar, penyedia makanan dan minuman serta akomodasi dengan syarat pembayaran (Lawson, 1976:27)

 

 

5

 2.1.2. Pengertian departemen-departemen yang ada di Hotel

Manajemen perhotelan memiliki sejumlah department dibawahnya. Dengan adanya departemen-departemen akan dapat meningkatkan tingkat kelancaran operasional kerja di perusahaan perhotelan (Bagyono, 2006,80-82), hotel dibagi menjadi beberapa departemen adalah sebagai berikut :

  1. a.      Front Office Departemen

Merupakan departemen yang bertanggung jawab atas penjualan kamar hotel berdasarkan cara yang sistematis melalui reservasi hingga penyerahan kamar kepada tamu hotel dan memberikan pelayanan informasi kepada para tamu selama mereka berada atau menginap di hotel.(Trizno Tarmoezi, 2000:18)

  1. b.      Food and Beverage Departemen

Merupakan departemen yang mengelola penyediaan dan penyajian makanan dan minuman.

  1. c.       Housekeeping Departemen

Salah satu bagiandi hotel yang fungsinya menangani masalah kerumahtanggaan hotel, yaitu bertugas menyiapkan kamar yang akan disewakan para tamu yang datang, meliputi perlengkapan dan kebersihannya serta bertanggungjawab atas kebersihan seluruh lingkungan rumah tangga hotel, kecuali bagian kitchen.(Abd. Rachman Arief, 2005:1)

 

  1. d.      Engineering Departemen

Bagian ini merupakan tulang punggung hotel karena langsung bertanggungjawab atas pembuatan, pemeliharaan, perawatan, dan perbaikan ataupun renovasi sarana lingkungan hotel. Tugas lainnya juga termasuk pengadaan energi (lstrik, air, uap, panas, gas), sistem peralatan dan pengoperasian alat-alat pemadam kebakaran. (Bagyono, 2005:81)

  1. e.       Accounting Departemen

Melalui Accounting Departemenini akan dapat diketahui dengan pasti seberapa besar penghasilan yang didapat, dan berapa besarnya biaya yang dikeluarkan, untuk keperluan kegiatan tiap hari di hotel. (Richard Shite,S.Sos, 2000:2)

  1. f.        Security Departemen

Bertugas dalam menjaga keamanan hotel selama 24 jam setiap harinya.

  1. g.      HRD Departemen

Berfungsi menerima dan mengangkat pegawai/trane baru yang telah memenuhi persyaratan, menyelenggarakan semua administrasi kepegawaian.

             2.1.3. Sales Marketing Departemen

Pemasaran Hotel adalah aktivitas yang menggunakan strategi dan taktik, yang direncanakan sedemikian rupa untuk menyampaikan ‘cerita’ tentang pelayanan yang dapat diberikan suatu hotel, dengan memberikan rangsangan yang bergairah pada tamu untuk mau memilih pesan yang disampaikan hotel untuk dibandingkan dengan pilihan lain dari hotel pesaing (Prof Denney G. Ritherford dari Washington State University, 2001:9 )

Pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan pada usaha untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan melalui proses pertukaran. (Phillip Kotler, 2001:215)

Pemasaran adalah suatu kegiatan yang meliputi langkah-langkah yang diperlukan untuk menempatkan produk ke tangan konsumen. (Lamb Hair, 2001:199)

Pemasaran yang bergiat dalam pasar pelanggan secara formal dilaksanakan oleh para manager penjualan, wiraniaga, manager periklanan dan promisi, periset pemasaran, manager pelayanan pelanggan, manager produk, manager pasar dan direktur pemasaran. Masing-masing posisi mempunyai tugas dan tanggungjawab yang jelas. Banyak dari tugas ini yang meliputi pengelolaan sumber daya pemasaran tertentu seperti periklanan, wiraniaga atau riset pemasaran.

Pemasaran merupakan salah satu kegiatan terpenting dalam sebuah perusahaan untuk mengembangkan diri, mendapatkan konsumen baru, mendapatkan kepercayaan positif dari konsumen, sehingga mendapatkan profit dan menambah jaringan hotel. Selain itu pemasaran juga merupakan suatu fungsi bisnis suatu perusahaan yang memiliki tujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi keinginan serta kebutuhan konsumen, menetapkan pasar sasaran utama, serta merancang produk atau jasa dan program yang paling tepat digunakan untuk memenuhi permintaan pasar.

Strategi pemasaran (marketing strategy)adalah suatu rencana yang didesain untuk mempengaruhi pertukaran dalam pencapaian tujuan organisasi. Biasanya strategi pemasaran diarahkan untuk meningkatkan kemungkinan atau frekuensi perilaku konsumen, seperti peningkatan kunjungan atau pembelian. Hal ini dicapai dengan mengembangkan dan menyajikan bauran pemasaran yang diarahkan pada pasar sasaran yang dipilih. (Peter dan Olson, 2000:55)

Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi tediri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.

Tujuan strategi pemasaran adalah mendapatkan keuntungan, mempertahankan atau meningkatkan market standingperusahaan, meningkatkan produktifitas usaha, dan meningkatkan tanggungjawab perusahaan kepada masyarakat. (Siswanto Sutojo 2009:2)

 

2.1.4.  Public  Relations Departmen

Public Relations atau disingkat PR (baca: Piar), atau disebut juga provincial, secara umum sebagai hubungan masyarakat yang disingkat menjadi humas. Hubungan yang diharapkan adalah hubungan yang harmonis. Harmonis dalam arti saling pengertian dan persesuaian antara kedua belah pihak, satu sama lain saling memperoleh keuntungan dan merasa senang. (Dr.H.Zainal Mukarom 2015:17)

Hubungan dengan masyarakat mencakup hubungan dengan masyarakat luas, baik melalui publisitas khususnya fungsi-fungsi organisasi dan sebagainya berkaitan dengan usaha menciptakan opini publik dan citra yang menyenangkan untuk dirinya sendiri. (Moore 2004:6)

Public Relations merupakan pendekatan yang sangat strategis dengan menggunakan konsep-konsep komunikasi. Pada masa mendatang public relations diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang luar biasa. (Kasali 2005:1)

Public Relations adalah salah satu bagian dari empat bauran promosi (promosional mix), tiga elemen lain adalah periklanan, promosi penjualan (cuci gudang dan discount), dan penjualan perseorangan (personal selling). Kata relations memang menujukan peran PR yang utama ; membangun hubungan baik dengan pihak. Publik di sini bisa merupakan institusi eksekutif, yudikatif, legislative, edukatif, media cetak dan elektronik, tokoh dan lembaga masyarakat serta tentu saja masyarakat umum. (Silvia dan Widodo, 2009:14)

Public Relations merupakan profesi yang menghubungkan antara lembaga atau organisasi dan publik yang ikut menentukan  kelangsungan hidup lembagatersebut. Oleh karena itu, public relations berfungsi menumbuhkan hubungan baik antara segenap komponen, memberikan pengertian, menumbuhkan motivasi, dan partisipasi. (Dr.H.Zainal Mukarom 2015:21)

Aktivitas public relations sehari-hari adalah menyelenggarakan komunikasi timbal balik (two may traffic communications)antara lembaga dan pihak publik yang bertujuan menciptakan saling pengertian dan dukungan bagi tercapainya tujuan tertentu, kebijakan, kegiatan produksi, demi kemajuan lembaga atau citra positif lembaga bersangkutan. (Dr.H.Zainal Mukarom 2015:46)

2.1.5. Peranan Strategi Promosi

Promosi adalahupaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa dengan tujuan menarik calon konsumenuntuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi produsenatau distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan.

Promosi adalah berbagai usaha yang dilakukan penjual untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen dan membujuk mereka agar membeli serta mengingatkan kembali konsumen agar melakukan pembelian ulang. (Zaenal dan Muhibudin, 2015:60)

Hubungan promosi dengan penjualan yaitu promosi dapat meningkatkan angka penjualan. Pada umumnya setelah angka penjualan cukup tinggi, suatu badan produksi atau distributorakan mengurangi kegiatan promosi.

Tujuan promosi di antaranya adalah:

  1. Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
  2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit/laba
  3. Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
  4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
  5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
  6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
  7. Mengubah tingkah laku dan pendapat konsumen.

 

Beberapa mediauntuk promosi adalah:

  1. Mediae-mail

E-mail adalah surat elektronik yang digunakan atau sebagai media untuk berkomunikasi atau saling berkirim pesan dengan bantuan Internet. Fave Hotel Solo Baru menggunakan e-mail untuk promosi.

  1. Media facebook

Facebook adalah sebuah layanan jejaring sosial yang bisa semua orang lihat. Di Fave Hotel Solo Baru juga menggunakan facebook untuk promosi, caranya :

-       Disini bisa melakukan dengan akun milik Fave Hotel dengan update status tentang seputar hotel.

-       Mencari teman sesuai target, contohnya kita me add teman/orang yang sering menginap/menggunakan jasa hotel untuk rapat/yang lainnya.

-       Harus rutin memposting, maka teman-teman yang kita target tersebut akan melihat terus dan pastinya mereka akan suka, yang diposting hal-hal yang menarik.

-       Sertakan vidio/foto/link untuk menarik perhatian teman-teman kita supaya mereka meklik vidio/foto/link yang kita postingkan.

 

  1. Media twitter

Twitter adalah layanan jejaring sosial dan mikroblog dari yang memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan berbasis teks hingga 140 karakter, yang dikenal dengan sebutan kicauan (tweet). Begitu pula di twitter juga promosi tentang fasilitas-fasilitas yang ada dihotel.

  1. Media koran

Koran adalah publikasi yang dicetak pada selembar kertas besar. Mereka berisi berita dan artikel dari kepentingan umum. Mereka dikeluarkan sehari-hari.Biasanya Fave Hotel Solo Baru mengeluarkan artikel setiap ada promo terbaru dan juga setiap ada acara-acara yang penting.

  1. Media brosure

Brosure adalah terbitan tidak berkala yang dapat terdiri dari satu hingga sejumlah kecil halaman, tidak terkait dengan terbitan lain, dan selesai dalam sekali terbit. Halamannya sering dijadikan satu (antara lain dengan stapler, benang, atau kawat), biasanya memiliki sampul, tapi tidak menggunakan jilid kertas. Brosure yang digunakan Fave Hotel Solo Baru didesign yang bagus supaya para konsumen tertarik dengan package yang ada di hotel.

Ada 4 hal yang berpengaruh terhadap Strategi Promosi :

a)         Media informasi yang digunakan

Media informasi yang digunakan untuk promosi antara lain ; Facebook, Twitter, Brosure, BBM, Instagram, Path, Koran, Baleho agar para konsumen bisa datang menginap ataupun menggunakan jasa yang dimiliki Fave Hotel Solo Baru.

b)         Materi pesan yang menarik

Materi pesan yang menarik dilihat dari isi brosure yang menarik, segar, unik, dan berkarakter. Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika membuat brosure; kenali audiensi, simple dan fokus, penataan dalam group materi, bahasa yang menarik, penampilan kelebihan-kelebihan, lebih baik dari kompetitor, sertakan kata-kata ajakan untuk segera memutuskan pilihan, tampilkan hal-hal spesial/hadiah, informasi yang jelas dan lengkap. Hal-hal itu akan menjadi pusat perhatian konsumen tertarik menginap atau menggunakan jasa yang ada di Fave Hotel Solo Baru.

c)         Menyelenggarakan acara gathering

Fave Hotel Solo Baru sering sekali mengadakan acara gathering. Manfaat acara gathering adalah sebagai sarana refreshing, membentuk team work yang solid, mempererat hubungan antar karyawan, memperbaiki konflik dan friksi. Dan sebagai konsumen tertarik untuk menginap/menggunakan jasa hotel dengan melihat para karyawan yang solid dan bekerja dengan baik.

d)         Mengadakan sales call

Sales call adalah proses menjajaki pelanggan potensial yang dapat dijadikan target dalam melakukan sales untuk periode tertentu. Yang dimaksud sales call adalah kunjungan kepada prospek atau pelanggan kita dengan tujuan untuk menghasilkan penjualan ataupun meningkatkan penjualan bagi yang sudah menjadi pelanggan kita. Agar banyak tamu datang kehotel untuk menginap ataupun menggunakan jasa di Fave Hotel Solo Baru, sales menggunakan cara sales call.

2.1.6. Image Branding

Image Brandingadalahrepresentasi dari keseluruhan persepsi terhadap merek dan dibentuk dari informasi dan pengalaman masa lalu. Citra terhadap merek berhubungan dengan sikap yang berupa keyakinan dan preferensi terhadap suatu merek. Konsumen yang memiliki citra yang positif terhadap suatu merek, akan lebih memungkinkan untuk melakukan pembelian.

Penguatan Image Branding adalah bagaimana konsumen mempersepsikan identitas suatu perusahaan. Dengan image branding kuat, tingkat penjualan produk pun dapat meningkat. (rizkyisninda.blog.binusuan.org/analisis.strategi.imagebranding).

Komunikasi adalah suatu proses dalam seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain.

Pesan adalahsetiap pemberitahuan, kata, atau komunikasi baik lisan maupun tertulis, yang dikirimkan dari satu orang ke orang lain. Pesan menjadi inti dari setiap proses komunikasi yang terjalin.

 

2.2.  Penelitian yang Relevan

            Selama mengerjakan karya tulis, penulis banyak membaca buku-buku yang berkaitan dengan penelitian penulis, serta didasarkan pada teori-teori dari sumber kepustakaan yang dapat menjelaskan perumusan masalah yang telah ditetapkan di dalam BAB I.

Di bawah ini adalahuraian beberapa hasil penelitian terdahulu yang dianggap relevan untuk kemudian dianalisis dan dikritis dilihat dari pokok permasalahan, teori dan metode, sehingga dapat diketahui letak perbedaannya dengan penelitian yang penulis lakukan. Hasil penelitian sebelumnya yang membahas mengenai peranan strategi promosi, memberikan gambaran mengenai persamaan dan perbedaan dengan penelitian yang tengah dilakukan.

Penulis Andri Setyawan dari Universitas Gajah Mada pada tahun 2013 dengan judul “peran sales marketing department dalam penjualan kamar dan meeting package pada hotel grand aston Yogyakarta”menerangkan bahwa untuk mengetahui secara lebih spesifikasi bagian yang secara langsung menjual, menangani dan mengatur kegiatan penjualan dan pemasaran.

Penulis Niko Fajar Septyawan dari Royal Seasons Hotel Education Center Surakarta pada tahun 2014 dengan judul “pemilihan strategi yang tepat untuk meningkatkan revenue favehotel solo baru”menerangkan bahwa peran penting suatu hotel dalam kehidupan yang sudah modern ini, yang di dalamnya terdapat elemen-elemen seperti tempat tidur, makanan, minuman dan lingkungan yang memadahi. Elemen lain yang tidak kalah penting adalah keramah-tamahan, pelayanan yang baik, keamanan, kenyamanan, dan sebagainya yang dapat membantu produk nyata sebuah hotel dapat terjual.

 

2.3.  Kerangka Pemikiran

Yang menjadi kerangka pemikiran dalam penelitian ini adalah media informasi yang digunakan, materi pesan yang menarik, menyelenggarakan acara gathering, mengadakan sales call untuk penguatan image branding.

VARIABEL INDEPENDENT                   VARIABEL DEPENDENT

Peranan Strategi Promosi       Tingkat Kemajuan Image Branding   

 

X1 : Media informasi yang  digunakan

( X)                                                                  (Y)

 

Penguatan Image Branding

X2 : Materi pesan yang menarik

X3 : Menyelenggarakan acara gathering

 

 

 

 

 

 

X4 : Mengadakan sales call

                                                                    

 

 

Gambar 2.1

Kerangka Pemikiran

Berdasarkan gambar diatas alur diagram kerangka pemikiran dapat disimpulkan bahwa peranan strategi promosi perlu media informasi, materi pesan yang menarik, menyelenggarakan acara gathering, dan mengadakan sales call. Dan pengaruh tingkat kemajuan image branding adalah penguatan image branding.

2.4. Hipotesa                   

Berdasarkan landasan teori dari tujuan pustaka dan kerangka pemikiran dapat diambil sebuah hipotesa sebagai berikut :

  1. Diduga semakin banyak media informasi yang digunakan, semakin baik pula tingkat kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru.
  2. Diduga semakin baik materi pesan yang menarik, semakin baik pula tingkat kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru.
  3. Diduga semakin banyak menyelenggarakan acara gathering, semakin baik pula tingkat kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru.
  4. Diduga semakin banyak sales call, semakin baik pula tingkat kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

METODE PENELITIAN

 

3.1. Jenis Penelitian

Dalam Penulisan Tugas Akhir ini, menggunakan penelitian kualitatif dalam meneliti di Fave Hotel Solo Baru. Penelitian kualitatif mengkaji perspektif partisipan dengan strategi-strategi yang bersifat interaktif dan fleksibel. Penelitian kualitatif ditujukan untuk memahami fenomena-fenomena sosial dari sudut pandang partisipan. Dengan demikian arti atau pengertian penelitian kualitatif tersebut adalah penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah dimana peneliti merupakan instrument kunci (Sugiyono,2005).

3.2. Populasi dan Sampel

            3.2.1. Populasi

Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek/subyek yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.(www.pengertian.populasi.com)

3.2.2. Sampel

 

21

Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut, ataupun bagian kecil dari anggota populasi yang diambil menurut prosedur tertentu sehingga dapat mewakili populasinya. Jika populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari seluruh yang ada di populasi, hal seperti ini dikarenakan adanya keterbatasan dana atau biaya, tenaga dan waktu, maka oleh sebab itu peneliti dapat memakai sampel yang diambil dari populasi. Sampel yang akan diambil dari populasi tersebut harus betul-betul representative atau dapat mewakili. (www.pengertian.sampel.com)

Dari penelitian ini sampel berjumlah 15 orang terdiri dari :10 karyawan dan 5 tamu agar pendapat yang diberikan benar-benar valid berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki.

3.3. Definisi Operasional

Definisi Operasional adalah aspek penelitian yang memberikan informasi kepada kita tentang bagaimana caranya mengukur variabel. Definisi operasional adalah penjelasan definisi dari variabel yang telah diplih oleh peneliti. Logikanya, boleh jadi antara peneliti yang satu dengan yang lain bisa beda definisi operasional dalam satu judul tugas akhir yang sama. (www.pengertian.definisi.operasional.com)

Pada dasarnya terdapat 4 jenis skala pengukuran, yaitu :

  1. Skala Nominal

Adalah skala yang memungkinkan peneliti mengelompokan subyek kedalam kategori atau kelompok.

 

 

  1. Skala Ordinal

Skala ordinal tidak hanya menyatakan kategori tapi juga menyatakan peringkat kategori tersebut.

  1. Skala Interval

Skala interval memungkinkan mengukur beda antara dua titik dalam skala, menghitung means dan standar deviasi data.

  1. Skala Rasio

Merupakan kedudukan data yang tertinggi, dimana memiliki nilai nol yang orisinal.

3.4.  Sumber Data                                                     

Pengumpulan data-data penunjang penelitian diambil dari 2 jenis sumber data yaitu :

3.4.1.  Data Premier

Data yang diperoleh dengan jalan dikumpulkan sendiri oleh peneliti dan langsung dari obyek yang kita teliti, peneliti melakukan penelitian langsung di favehotel Solo Baru (Endar Sugiarto, 2000:80)

3.4.2.  Data Sekunder

Data yang merupakan hasil pengumpulan orang atau instansi lain dalam bentuk publikasi yang kita teliti, peneliti melakukan penelitian langsung di Fave Hotel Solo Baru (Endar Sugiarto, 2000:81)

 

3.5. Teknik Pengumpulan Data

Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini, penulis mengumpulkan data-data dari berbagai sumber dengan menggunakan teknik :

  1. Observasi

Cara pengumpulan data dengan menggunakan jalan mengamati dan meneliti kejadian yang sedang berlangsung.

  1. Wawancara

Cara mengumpulkan data dengan bertanya langsung kepada narasumber. Dalam hal ini penulis melakukan tanya jawab secara tidak langsung dengan menggunakan kuesioner.

  1. Studi Pustaka

Mencari data yang tidak dapat melalui teknik wawancara dan teknik observasi, teknik ini di dapat dari membaca buku, laporan penelitian terdahulu, buku referensi, yang berada diperpustakaan yang berkaitan dengan judul penelitian ini.

  1. Kuesioner

Cara mengumpulkan data dengan mengirim daftar pertanyaan diisi sendiri (Endar Sugiarto, 2000:82)

 

3.6.  Teknik Analisis Data

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan analisis data deskriptif kualitatif yang mempunyai artipengertian pengumpulan dan mempelajaridata-datayang ada. Data kualitatif yaitu data yang sifatnya hanya menggolongkan saja, termasuk dalam klasifikasinya data kualitatif adalah: rotasi karyawan (baik,sedang,jelek), (Sugiarto, Dergibson, 2003:21)

Dari penelitian tersebut dibuat tabulasi sesuai variabel dan jumlah sampelnya, kemudian dihitung dengan menggunakan rumus :

 

Ps =  x 100%

KETERANGAN :

Ps = Prosentase

N = Jumlah keseluruhan responden

n = Jumlah responden yang menjawab

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

HASIL PENELITIAN

 

4.1. Deskripsi Lokasi

4.1.1.      Lokasi Hotel

Fave Hotel Solo Baru terletak berlokasi di Jl. Ir.Soekarno Solo Baru, Sukoharjo Kelurahan Madegondo, Grogol Sukoharjo Central Java – Indonesia.

Phone      : (0271) 6727555

Fax          : (0271) 6727277

Email       : solobaruinfo@favehotels.com

Website   : http://www.favehotels.com

4.1.2.      Sejarah Hotel

Fave Hotel Solo Barunama manajemen adalah Archipellago Internasional dengan nama pemilik PT. DELTA MERLIN DUNIA PROPERTY.

Hotel berbintang tiga ini didirikan dan di desain oleh arsitek berkelas internasional terpercaya dari Archipelago group. Pada bulan juni tahun 2012, hotel ini diresmikan oleh bupati Sukoharjo pada masa itu. Fave Hotel merupakan hotel jaringan dibawah bendera Archipellago group, sebuah group hotel terbesar di Indonesia yang dipimpin oleh Charles Brookfield. Adapun Hotel lain yang berada dalam satu naungan yang sama yaitu :

 

26

  1. Kamuela Hotel
  2. Alana Hotel
  3. Harper Hotel
  4. Quest Hotel
  5. Aston Hotel
  6. Neo Hotel

Pemilik dari Fave Hotel Solo Baru ini adalah PT. Delta Merlin Dunia Properti, salah satu perusahaan yang pada awalnya bergerak di bidang tekstil, namun kini juga telah merambah dunia property.

Hotel yang tergolong baru ini terus menerus melakukan perbaikan dari segala unsur. Ditinjau dari segi pelayanan, Fave Hotel tidak bisa diragukan lagi, hal tersebut dapat dilihat dari proses ketat perekrutan staff dari hotel tersebut, hanya orang-orang yang memiliki kemampuan luar biasa sajalah yang dapat menjadi bagian dari hotel ini. Dan jika dilihat dari desain hotelnya, Fave Hotel sudah dikenal sebagai hotel dengan tampilan fresh, penuh warna, dan ceria. Hal itu ditujukan supaya para tamu semakin nyaman berada di dalamnya. Khusus untuk Fave Hotel Solo Baru, merupakan satu-satunya Fave Hotel yang memiliki menu sarapan terlengkap, dan selalu berganti disetiap harinya, tujuannya adalah membuat para tamu semakin bergairah untuk makan dan juga memperbanyak opsi menu makanan bagi para tamu sehingga tamu tidak akan merasa bosan. Untuk akses menuju hotel pun akan dimudahkan dengan memberi pelayanan antar-jemput bagi para tamu dari tempat-tempat umum di Solo seperti bandara, terminal, maupun stasiun. Layanan ini bisa diperoleh para tamu walaupun mereka hanya datang satu orang saja. Dan yang lebih penting pelayanan ini tidak dipungut biaya sama sekali. Sudah hampir bisa dipastikan semua tamu akan merasa di manjakan apabila berada di Fave Hotel Solo Baru.

Perusahaan-perusahaan yang telah bekerja sama dengan Fave Hotel Solo Baru :

  • Matahari Department Store
  • Hartono Life Style Mall
  • The Park
  • Harian Suara Merdeka
  • Harian Jawa Pos
  • Harian Solopos
  • Harian Kompas
  • Harian Seputar Indonesia
  • Harian Kedaulatan Rakyat
  • Harian Republika
  • Paduan Magazine
  • MAX Magazine
  • Solo Radio
  • PT. Oxy
  • Kabare Magazine
  • Metta FM
  • PT. Kebak Keramat Elang Perkasa
  • PT. Mensa Bina Sukses
  • PT. Tiga Raksa
  • Bank BNI
  • Bank BCA
  • Bank Bukopin
  • RS. Moewardi
  • RS. Dr. Oen
  • Lotte Mart
  • PT. Kimia Farma
  • PT. Harindo Tama

Dalam perjanjian kerjasama, Fave Hotel menggunakan fresh money, barter, maupun guarantee letter. Khusus untuk barter, Fave Hotel menawarkan beberapa pilihan diantaranya :

  1. a.      Room Voucher Complimentary
  2. b.      Meal Voucher

Dengan sistem ini Fave Hotel berkembang menjadi hotel yang mempunyai relasi dan partner serta sangat potensial untuk terus mengembangkan usaha di bidang pariwisata.

Fave Hotel Solo Baru menghadirkan suasana ceria sesuai dengan jargon yang diusungnya yaitu fun,,,fresh,,,and friendly. Dengan demikian bisa dilihat bahwa tujuan dibangunnya hotel ini adalah untuk mereka yang telah bosan dengan tema hotel-hotel lainnya yang sudah dianggap biasa dan cenderung monotone. Walaupun hotel ini dikategorikan sebagai hotel bintang tiga, namun fasilitas dan pelayanannya sesuai dengan hotel kelas atasnya. Inilah yang membuat Fave Hotel tidak akan dipandang sebelah mata bagi para kompetitornya, dan menjadi salah satu hotel favorit di kelasnya.

4.1.3. Fasilitas-Fasilitas Yang Ada Di Fave Hotel Solo Baru

Sebagai hotel bintang tiga yang bertaraf internasional maka Fave Hotel Solo Baru memiliki beberapa fasilitas antara lain :

  1. Kamar dan fasilitasnya

Fave Hotel Solo Baru sebagai hotel budget bintang tiga diarea Solo Baru menyediakan berbagai fasilitas dan pelayanan yang baik. Tersedia 153 kamar, yang terdiri dari 72 kamar Standard King, 72 kamar Standard Twin, serta 9 kamar Superior. Dari kamar-kamar tersebut dibagi lagi menjadi 2 yaitu untuk kamar perokok diletakkan dilantai 3 dan 7 hotel. Memang sengaja dipisahkan seperti itu supaya tidak saling mengganggu antara satu dengan yang lain. Namun disetiap sudut lantai disediakan pula tempat untuk merokok bagi mereka yang ingin merokok sambil berkumpul dengan teman-teman mereka. Setiap kamar memiliki fasilitas yang memadai seperti TV dengan puluhan channel internasonal, mini bar, telepon, perlengkapan mandi yang lengkap,dll.

  1. Lime Restaurant and Coffe Shop

Restaurant ini menghidangkan berbagai menu pilihan baik lokal maupun internasional. Sembari menyantap hidangan, tamu dapat menikmati gemerlap suasana lampu dan pencahayaan di sekitar restaurant. Restaurant ini memiliki kapasitas hingga 100 kursi. Disediakan pula ruangan bagi para perokok yang ingin menyantap hidangan selagi menyantap makanan. Setiap tiga bulan sekali restaurant ini selalu menghadirkan menu-menu makanan dan minuman baru. Promo tersebut diberi nama “Five of Fave”.

  1. Meeting Room

Ruangan ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti rapat, seminar, konferensi pers, bahkan pertunjukan live musik. fave sendiri memiliki 4 ruang meeting yaitu Rosemarry, meeting room terbesar dari Fave Hoteldengan kapasitas maksimal dari ruangan ini mencapai 200 orang, Clove meeting room no 2 dari fave ini memiliki kapasitas maksimum 70 orang. Oregano meeting room no 3 dari fave dengan kapasitas maksimum 30 orang. Dan Taragon meeting room terkecil dengan kapasitas maksimum 20 orang.

  1. Giriloka Spa

Di Fave Hotel juga menyediakan fasilitas spa aromatherapy bagi anda yang ingin melepas lelah sembari merawat tubuh dengan menggunakan ramuan-ramuan tradisional yang dapat membuat fungsi tubuh dan pikiran menjadi seimbang dan sehat kembali.

 

 

 

 

4.1.4.      Kelembagaan Hotel

 

 

Sales & Marketing Manager

Public Relations

Assistant S & M Manager

Sales Representative

Sales &Marketing Secretary

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 4.1

Struktur Organisasi Marketing Department

 

4.1.5.      SDM Hotel

  1. Sales & Marketing Manager, tugasnya antara lain :
    1. Menjalin hubungan baik dengan semua client baik dari perorangan, organisasi maupun instansi pemerintahan dan swasta.
    2. Meningkatkan volume penjualan produk hotel dan market share yang dapat dikuasai.
    3. Menciptakan dan menyusun strategi yang tepat untuk pemasaran hotel serta memelihara citra baik hotel dimasyarakat luas.

 

  1. Assistant Sales & Manager, tugasnya antara lain :
    1. Memelihara dan menjalin hubungan baik dengan semua pelanggan yang berpotensi bisnis.
    2. Membuat memo untuk staff hotel, yang berhubungan dengan acara hotel.
    3. Mengechek banquet, meeting room yang akan digunakan / sudah dipesan tamu.
    4. Public Relations, tugasnya antara lain :
      1. Sebagai communicator atau lembaga yang diwakili dengan publik.
      2. Membina relationship, yaitu berupaya membina hubungan positif dan saling menguntungkan dengan pihak publik.
      3. Peranan back up pariwisata, yaitu sebagai pendukung dalam fungsi pariwisata organisasi atau perusahaan.
      4. Membentuk corporate image, artinya peranan humas berupaya menciptakan citra bagi organisasi atau lembaganya.

(Rosady Ruslan 2005:10)

  1. Sales Representative, tugasnya antara lain :
    1. Melakukan sales call bersama dengan pubic relations dan staff marketing yang lainnya.
    2. Menghandle tamu untuk meeting  dan lainnya.
    3. Sekretaris Sales & Marketing Manager, tugasnya antara lain :
      1. Mengechek semua surat yang masuk untuk S&M Manager.
      2. Membuat corporate rate untuk semua travel agent yang bekerjasama dengan hotel.

4.1.6.      Media Informasi Fave Hotel Solo Baru

  1. Facebook

Di Fave Hotel Solo Baru media facebook setiap hari update tentang promo-promo dan fasilitas yang ada di hotel. Alamat facebook adalah favehotel Solo Baru.

  1. Twitter

Di Fave Hotel Solo Baru media twitter jarang di update, karena jika sudah update di facebook akan muncul di beranda twitter. Alamat twitter adalah @FavehotelSoBa.

  1. Website

Website berisi lokasi hotel, promosi yang ada dihotel, tentang fave, archipelago membership. Konsumen juga bisa memesan lewat website. Alamat website adalah www.favehotels.com.

  1. Brosure

Brosure Fave Hotel Solo Baruberisi promo-promo yang ada di Fave Hotel Solo Baru. Seperti meeting room, room, package, dll.

4.2.   Deskripsi Permasalahan

     Dalam dunia perhotelan menjaga dan meningkatkan citra perusahaan adalah hal yang penting untuk selalu dilakukan oleh pihak manajemen khususnya di bagian marketing departmen. Dalam hal ini penulis akan membahas permasalahan yang terjadi dalam dunia perhotelan dan penulis memilih judul yaitu : ”ANALISIS TENTANG PERANAN STRATEGI PROMOSI TERHADAP TINGKAT KEMAJUAN IMAGE BRANDING DI FAVEHOTEL SOLO BARU”.

     Pada deskripsi permasalahan ini penulis akan membahas keterkaitan antara media informasi yang digunakan, materi pesan yang menarik, menyelenggarakan acara gathering, mengadakan sales call dengan penguatan image brandingsehingga tamu percaya untuk menginap di Fave Hotel Solo Baru. Dan dalam pembahasan tugas akhir ini, penulis akan menjabarkan sebagai berikut :

4.2.1. Apakah faktor media yang digunakan berpengaruh terhadap kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru?

4.2.2. Apakah faktor materi pesan yang menarik berpengaruh terhadap kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru?

4.2.3. Apakah faktor menyelenggarakan acara gathering berpengaruh terhadap kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru?

4.2.4. Apakah faktor mengadakan sales call berpengaruh terhadap kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru?

 

 

 

 

4.3.            Hasil Penelitian dan Pembahasan

4.3.1.      Media Informasi yang Digunakan

Hasil penelitian ini dapat dilihat pada table dibawah ini :

Table 4.2.1

N : 15

NO

Kuesioner

Tanggapan

Ya

Kadang-kadang

Tidak

Total

n

%

n

%

n

%

n

%

1 Apakah media informasi yang digunakan Fave Hotel Solo Baru dapat meningkatkan image branding? 15 100 - - - - 15 100
2 Apakah dengan melihat media informasi yang digunakan Fave Hotel Solo Baru, seseorang dapat meningkatkan image branding? 12 80 - - 3 20 15 100
3 Apakah semua media informasi yang digunakan Fave Hotel Solo Baru harus terkait dengan peningkatan image branding?

 

Rata-rata (%)9

 

 

 

 

 

 

60

 

 

 

 

 

 

 

80320

 

 

 

 

 

 

 

7320

 

 

 

 

 

 

 

1315100

 

 

 

 

 

 

 

100

Sumber : Data kuesioner yang telah diolah

 

 

 

 

 

Berdasarkan table 4.2.1 diatas, dari 15 responden yang menjadi objek penelitian, maka dapat diolah dan disimpulkan sebanyak 100% dari responden menyatakan setuju bahwa adanya media informasi yang digunakan untuk meningkatkan image branding Fave Hotel Solo Baru. Sedangkan pertanyaan no.2, dapat disimpulkan sebanyak 80% dari responden menyatakan ya bahwa dengan melihat media informasi yang digunakan Fave Hotel Solo Baru seseorang dapat meningkatkan image branding, sedangkan 20% responden menyatakan kadang-kadang. Dari pertanyaan no.3, dapat disimpulkan sebanyak 60% responden menyatakan ya bahwa semua media informasi yang digunakan Fave Hotel Solo Baru harus terkait dengan peningkatan image branding, sedangkan 20% responden menyatakan tidak dan 20% responden menyatakan kadang-kadang. Maka dari itu media informasi yang digunakan harus direncanakan dengan sebaik mungkin.

Hasil wawancara dari karyawan atas nama Dahniar Yesha Hapsari dibagian reseption mengatakan bahwa media informasi yang digunakan untuk promosi udah cukup baik untuk meningkatkan imagebranding hotel. Fave Hotel Solo Baru menggunkan facebook, twitter, koran, brosure, dan path untuk sarana mempromosikan fasilitas-fasilitas dan sarana yang ada di hotel.

 

4.3.2.      Materi Pesan yang Menarik

Hasil penelitian ini dapat dilihat pada table dibawah ini :

Table 4.2.2

N : 15

No

Kuesioner

Tanggapan

Ya

Kadang-kadang

Tidak

Total

n

%

n

%

n

%

n

%

1 Apakah seorang sales marketing Fave Hotel Solo Baru memberikan materi pesan yang menarik? 10 65 - - 5 35 15 100
2 Setujukah anda dengan memberi materi pesan yang menarik Fave Hotel Solo Baru dapat meningkatkan image branding? 15 100 - - - - 15 100
3 Menurut anda sudah maksimalkah Fave Hotel Solo Baru dengan memberikan materi pesan yang menarik bisa meningkatkan image branding?

Rata-rata (%)1065

 

 

 

 

 

 

 

 

76320

 

 

 

 

 

 

 

 

7

215

 

 

 

 

 

 

 

 

17

15100

 

 

 

 

 

 

 

 

100

 

Sumber : Data kuesioner yang telah diolah

 

 

Berdasarkan table 4.2.2 diatas, dari 15 responden yang menjadi objek penelitian, maka dapat diolah dan disimpulkan sebanyak 65% dari responden menyatakan ya bahwa seorang sales marketing Fave Hotel memberikan materi pesan yang menarik, 35% responden menyatakan kadang-kadang. Sedangkan pertanyaan no.2, dapat disimpulkan sebanyak 100% dari responden menyatakan ya bahwa dengan memberikan pesan yang menarik Fave Hotel Solo Baru dapat meningkatkan image branding. Dari pertanyaan no.3, dapat disimpulkan sebanyak 65% responden menyatakan ya bahwa sudah maksimalkah Fave Hotel Solo Baru dengan memberikan materi pesan yang menarik bisa meningkatan image branding, sedangkan 20% responden menyatakan tidak dan 20% responden menyatakan kadang-kadang. Maka dari itu materi pesan yang menarik sangat penting untuk kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru.

Hasil wawancara dari Repha di bagian asst. sales manager mengatakan bahwa materi pesan yang menarik dalam brosure yang di miliki Fave Hotel Solo Baru bisa meningkatkan image branding hotel. Karena desain yang dibuat sagat bagus dan unik, dengan warna pink yang menggambarkan fun, fresh& friendly.

                            

 

 

4.3.3.           Menyelenggarakan Acara Gathering

Hasil penelitian ini dapat dilihat pada table dibawah ini :

Table 4.2.3

N : 15

No

Kuesioner

Tanggapan

Ya

Kadang-kadang

Tidak

Total

n

%

n

%

n

%

n

%

1 Apakah dengan mengadakan acara gathering Fave Hotel Solo Baru akan meningkatkan image branding? 12 80 - - 3 20 15 100
2 Apakah menurut anda strategi promosi Fave Hotel Solo Baru dengan acara gathering telah berhasil terhadap tingkat image branding? 8 55 3 20 4 25 15 100
3 Menurut anda apakah acara gathering Fave Hotel Solo Baru bisa berpengaruh terhadap image branding?

 

Rata-rata (%)1065

 

 

 

 

 

 

 

67

 

 

 

 

 

 

 

7535

 

 

 

 

 

 

 

2615100

 

 

 

 

 

 

 

100

Sumber : Data kuesioner yang telah diolah

 

 

 

Berdasarkan table 4.2.3 diatas, dari 15 responden yang menjadi objek penelitian, maka dapat diolah dan disimpulkan sebanyak 80% dari responden menyatakan ya bahwa dengan mengadakan acara gathering Fave Hotel Solo Baru akan meningkatkan image branding, 35% responden menyatakan kadang-kadang. Sedangkan pertanyaan no.2, dapat disimpulkan sebanyak 55% dari responden menyatakan ya bahwa strategi promosi Fave Hotel Solo Baru dengan acara gathering telah berhasil meningkatkan image branding, sedangkan 20% responden menyatakan tidak dan 20% responden menyatakan kadang-kadang. Dari pertanyaan no.3, dapat disimpulkan sebanyak 65% responden menyatakan ya bahwa acara gathering Fave Hotel Solo Baru bisa berpengaruh terhadapimage branding, sedangkan 35% responden menyatakan kadang-kadang. Maka dari itu menyelenggarakan acara gathering harus direncanakan dengan baik.

Hasil wawancara dari Irwan dibagian sales executive mengatakan bahwa dengan mengadakan acara gathering sedikit berpengaruh terhadap tingkat kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru. Karena acara gathering sering diadakan hanya khusus untuk karyawan saja.

 

 

 

4.3.4.      Mengadakan Sales Call

Hasil penelitian ini dapat dilihat pada table dibawah ini :

Table 4.2.4

N : 15

No

Kuesioner

Tanggapan

Ya

Kadang-kadang

Tidak

Total

n

%

n

%

n

%

n

%

1 Apakah dengan mengadakan sales call Fave Hotel Solo Baru bisa berpengaruh terhadap tingkat kemajuan image branding? 13 85 - - 2 15 15 100
2 Menurut anda sudah maksimalkah Fave Hotel Solo Baru dengan sales call bisa meningkatkan image branding? 12 80 1 5 2 15 15 100
3 Setujukah anda dengan sales call Fave Hotel Solo Baru bisa meningkatkan image branding?

 


Rata-rata (%)15100

 

 

 

 

 

85–

 

 

 

 

 

5–

 

 

 

 

 

1015100

 

 

 

 

 

100

Sumber : Data kuesioner yang telah diolah

 

 

 

 

Berdasarkan table 4.2.4 diatas, dari 15 responden yang menjadi objek penelitian, maka dapat diolah dan disimpulkan sebanyak 75% dari responden menyatakan ya bahwa dengan mengadakan sales call Fave Hotel Solo Baru bisa berpengaruh terhadap tingkat kemajuan image branding, 15% responden menyatakan kadang-kadang. Sedangkan pertanyaan no.2, dapat disimpulkan sebanyak 80% dari responden menyatakan ya bahwa sudah maksimalkah Fave Hotel Solo Baru dengan sales call bisa meningkatkan image branding, sedangkan 5% responden menyatakan tidak dan 15% responden menyatakan kadang-kadang. Dari pertanyaan no.3, dapat disimpulkan sebanyak 100% responden menyatakan ya bahwa dengan sales call Fave Hotel Solo Baru bisa meningkatkan image branding. Maka dari itu harus diperbanyak lagi sales call.

Hasil wawancara dari Ika di bagian director of sales mengatakan bahwa sales call sangat berpengaruh terhadap kemajuan image branding Fave Hotel Solo Baru. Bisa saja sales call sangat penting untuk dilakukan setiap hari, supaya banyak tamu yang datang untuk menginap atau menggunakan jasa yang ada di hotel.

 

 

 

4.3.5.      Penguatan Image Branding

Hasil penelitian ini dapat dilihat pada table dibawah ini :

Table 4.2.5

N : 15

No

Kuesioner

Tanggapan

Ya

Kadang-kadang

Tidak

Total

n

%

n

%

n

%

n

%

1 Setujukah anda dengan penguatan image branding Fave Hotel Solo Baru bisa berpengaruh terhadap tingkat kemajuan image branding? 15 100 - - - - 15 100
2 Menurut anda sudah maksimalkah Fave Hotel Solo Baru dengan penguatan image brandingmeningkatkan image branding? 10 65 5 35 - - 15 100
3 Apakah dengan penguatan image branding Fave Hotel Solo Baru bisa berpengaruh terhadap tingkat kemajuan image branding?

 

Rata-rata (%)15100

 

 

 

 

 

 

 

88–

 

 

 

 

 

 

 

12–

 

 

 

 

 

 

 

-15100

 

 

 

 

 

 

 

100

Sumber : Data kuesioner yang telah diolah

Berdasarkan table 4.2.5 diatas, dari 15 responden yang menjadi objek penelitian, maka dapat diolah dan disimpulkan sebanyak 100% dari responden menyatakan ya bahwa dengan penguatan imagebrandingFave Hotel Solo Baru bisa berpengaruh terhadap tingkat kemajuan image branding. Sedangkan pertanyaan no.2, dapat disimpulkan sebanyak 65% dari responden menyatakan ya bahwa sudah maksimalkah Fave Hotel Solo Baru dengan penguatan image branding meningkatkan image branding, sedangkan 35% responden menyatakan tidak. Dari pertanyaan no.3, dapat disimpulkan sebanyak 100% responden menyatakan ya bahwa dengan penguatan imagebranding Fave Hotel Solo Baru bisa berpengaruh terhadap tingkat kemajuan image branding. Maka dari itu penguatan image branding sangat penting terhadap peningkatan image branding.

Hasil wawancara dari Flo dibagian front desk mengatakan bahwa penguatan image branding sangat berpengaruh terhadap kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru.

 

4.4.            Implikasi Hasil Penelitian

Dari hasil analisis yang penulis lakukan di Fave Hotel Solo Baru ternyata terlaksana dengan baik. Berdasarkan hasil kuesioner dan wawancara dapat dijabarkan sebagai berikut :

a)      Peranan strategi promosi sangat berpengaruh terhadap tingkat kemajuan image branding, di dalam peranan strategi promosi terdapat point-point yang lebih mendalam untuk kemajuan image branding, yaitu: media informasi yang digunakan, materi pesan yang menarik, menyelenggarakan acara gathering, dan mengadakan sales call. Itu semua sangat penting dan harus di lakukan supaya kemajuan imagebranding lebih bagus. Hal ini merujuk kepada landasan teori yang dibahas di BAB II.

b)      Penguatan image brandingini sangat berpengaruh terhadap tingkat kemajuan image branding. Fave Hotel Solo Baru melibatkan sales marketing dan public relations untuk bekerjasama mempromosikan hotel agar image branding baik di mata konsumen.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

PENUTUP

 

5.1.   Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan di Fave Hotel Solo Baru, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

5.1.1.      Media informasi yang digunakan

Media informasi yang digunakan berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru.

5.1.2.      Materi pesan yang menarik

Materi pesan yang menarik berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru. Untuk menjaga dan meningkatkan citra positif hotel sehingga materi pesan yang menarik dapat lebih diutamakan dan lebih dikembangkan.

5.1.3.      Menyelenggarakan acara gathering

Kegiatan acara gathering berpengaruh terhadap tingkat kemajuan image branding di Fave Hotel Solo Baru.

5.1.4.      Mengadakan sales call

 

47

Seorang marketer memiliki peran yang sangat penting bagi kemajuan hotel untuk menjaga dan meningkatkan citra positif hotel sehingga media informasi yang digunakan dapat lebih diutamakan dan lebih dikembangkan.

5.2. Saran

Setelah melihat kesimpulan diatas, maka penulis memberikan beberapa saran sebagai bahan masukan dan bahan pertimbangan bagi sales marketing dan public relations Fave Hotel Solo Baru sebagai berikut :

5.2.1.      Dalam melakukan peranannyasales marketing dan public relations harus saling kerjasama untuk menyiapkan media informasi yang digunakan sebaiknya facebook setiap hari di update, twitter juga di update supaya para konsumen bisa melihat promo-promo yang ada di Fave Hotel Solo Baru.

5.2.2.      Dalam melakukan peranannya sales marketing dan public relations harus saling kerjasama untuk materi pesan yang menarik sebaiknya bukan hanya di dalam brosure saja melainkan dalam baleho dan media yang lainnya juga.

5.2.3.      Dalam menyelenggarakan acara gathering sebaiknya juga diadakan kepada tamu, supaya para tamu yang menginap atau menggunakan jasa di hotel bisa mengetahui promosi apa yang ada di Fave Hotel Solo Baru.

5.2.4.      Dalam sales call bukan hanya di sekitar Solo, melainkan keluar kota supaya konsumen yang datang bukan hanya dari daerah Solo saja.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>